Perbedaan Salicylic Acid dan Benzoyl Peroxide untuk Atasi Jerawat?

  • 2 min read
  • Aug 03, 2021

Jabanjia.com – Untuk kamu peminat skincare, mungkin tidak asing dengan dua kandungan ini: Benzoyl Peroxide dan Salicylic Acid. Kedua bahan aktif skincare ini sering dipakai untuk mengatasi masalah jerawat.

Meskipun keduanya mempunyai kemampuan yang sama, kenyataannya kedua bahan aktif ini berlainan lho, Jialovers.

Penerapan untuk Tipe Jerawat

Jialovers, benzoyl peroxide dan salicylic acid memang jadi andalan dalam melawan masalah jerawat. Tetapi bila ditelusuri lebih dalam lagi mereka memiliki fokus yang lain.

Benzoyl peroxide lebih fokus untuk menangani masalah jerawat yang mengalami infeksi atau disebut sebagai jerawat inflamasi seperti jerawat papula dan pustula. Sedangkan, salicylic acid lebih fokus untuk mengatasi jerawat yang tidak alami peradangan atau jerawat non-inflamasi, seperti blackheads dan whiteheads.

Fungsi Sebagai Bahan Aktif

Bila di tinjau dari sisi fungsi, keduanya mempunyai perbedaan. Salicylic acid lebih digunakan untuk melarutkan kotoran pada pori-pori yang tersumbat dan jadi penyebab timbulnya jerawat.

Sedang benzoyl peroxide berfungsi untuk menghilangkan bakteri penyebab jerawat dan benzoyl peroxide ini bisanya hanya ada di obat totol jerawat saja. Oleh karena itu, benzoyl peroxide biasanya akan bekerja lebih cepat daripada salicylic acid.

Penggunaan untuk Jenis Kulit

Untuk penggunaannya sendiri, salicylic acid sangat disarankan untuk kamu yang mempunyai kulit berminyak atau kombinasi. Karena produksi minyak berlebihan akan menimbulkan tumpukan kotoran dan sel kulit mati di wajah sampai menimbulkan jerawat.

Sedangkan, karena benzoyl peroxide lebih digunakan untuk melawan bakteri, ia akan lebih cocok untuk kamu yang mempunyai jenis kulit acne prone atau kamu yang sedang memiliki jerawat inflamasi.

Efek Samping yang Ditimbulkan

Beberapa bahan aktif skincare mempunyai efeknya masing-masing. Buat kamu yang ingin memakai benzoyl peroxide, sebaiknya pakai pada malam hari. Karena selain ada siklus regenerasi kulit, dengan memakainya hanya pada malam hari bisa kurangi efek kulit mengelupas.

Efek ini ada karena sifat benzoyl peroxide sebagai bahan aktif keras, melewati salicylic acid. Sedang untuk salicylic acid, bisa membuat kulit jadi lebih kering karena dampak eksfoliasi. Maka dari itu saat kamu akan memakai salicylic acid sebagai skincare rutin, kamu perlu memakainya bersama hydrating toner.

Itulah beberapa perbedan yang harus kamu ketahui antara benzoyl peroxide dan salicylic acid Jialovers. Selain itu, setelah memakai benzoyl peroxide dan salicylic acid saat malam hari, kamu perlu memakai sunscreen dengan SPF minimum 30 saat pagi hari, karena sensitivitas kulit yang bertambah dari umumnya.