Beberapa Mitos dan Fakta Seputar Ketombe yang Perlu Kamu Ketahui

  • 2 min read
  • Sep 24, 2021

Jabanjia.com – Pernahkah kamu merasakan masalah rambut ketombe? Pernahkah kamu bertanya apa itu ketombe dan bagaimana ketombe ada di kulit kepala? Banyak mitos yang tersebar tentang ketombe. Tidak hanya itu, terkadang banyak pula mitos mitos salah yang tersebar seputar ketombe. Nah supaya kamu tidak salah lagi tentang ketombe, yuk baca penjelasan tentang mitos dan faktanya.

Ketombe disebabkan oleh kita yang jarang keramas

Banyak yang berasumsi bila jarang keramas menjadi satu diantara penyebab rambut jadi berketombe. Lantas apakah benar, demikian? Kenyataannya rambut yang berminyak memang rawan alami masalah ketombe, apa lagi bila jarang keramas. Ketombe sendiri sebagai keadaan di mana terkelupasnya beberapa sel kulit mati secara berlebihan. Oleh sebab itu pemilik rambut berminyak dianjurkan untuk rutin lakukan keramas karena bisa bersihkan rambut dan kulit kepala.

Pemakaian produk styling bisa mengakibatkan ketombe

Mitos yang lain seputar ketombe salah satunya terkait pemakaian produk styling yang menyebabkan timbulnya ketombe. Kenyataannya, pemakaian produk styling tidak menyebabkan ketombe. Ketombe justru disebabkan karena produk hair styling yang menempel di kulit kepala. Bila kamu tidak bersihkan rambut dengan baik setelah memakai produk styling rambut, maka beberapa sisa produk hair styling akan bercampur dengan minyak, kotoran dan sel-sel kulit mati yang mengakibatkan ketombe.

Kulit kepala yang kotor bisa menyebabkan ketombe

Kulit kepala yang kotor memang bisa menimbulkan rambut jadi berketombe. Makin banyak kotoran yang melekat di kulit kepala makin besar kemungkinan rambut jadi berketombe. Lebih lagi bila kotoran itu bercampur dengan minyak alami rambut dan sel kulit mati. Tetapi penyebab ketombe tidak hanya karena kulit kepala yang kotor, tetapi juga bisa karena masalah kulit seperti dermatitis. Beberapa di antaranya, ketombe juga bisa disebabkan karena jamur Malassezia sp di kulit kepala.

Menggaruk kulit kepala bisa hilangkan ketombe

Banyak yang memandang ketombe bisa menghilang bila digaruk saat akan keramas. Kenyataannya menggaruk kulit kepala yang berketombe bisa mengakibatkan ketombe yang makin banyak. Tidak cuma itu saja, menggaruk kulit kepala yang berketomb juga bisa menyebabkan iritasi di kulit kepala. Disamping itu, rambut yang kerap digaruk dengan kasar bisa mengakibatkan akar rambut yang rapuh dan patah, sehingga bisa mengakibatkan rambut jadi rontok. Karena itu, hindari menggaruk kulit kepala saat kamu alami masalah rambut ketombe.

Ketombe bisa ditularkan ke seseorang

Banyak yang menduga bila ketombe bisa ditularkan ke orang lain, ditambah ketombe yang disebabkan karena jamur Malassezia sp. Kenyataannya ketombe tidak bisa ditularkan ke orang lain. Begitu juga ketombe yang disebabkan karena jamur. Jamur Malassezia sp bereproduksi tidak terkendali di kulit kepala disebabkan karena kulit kepala yang kotor dan sensitifitas kulit kepala pada jamur.

Itu dia beberapa mitos fakta tentang ketombe yang banyak beredar di masyarakat. Mempunyai rambut berketombe tentu saja membuat kita tidak nyaman dan tidak optimis. Terkadang, banyak cara dilakukan tetapi rasanya taka ada satupun yang sukses hilangkan ketombe di kulit kepala.